Seragam Terburuk di Piala Eropa 2012

Tim Inggris akan mengenakan seragam paling tidak praktis dari semua tim peserta Piala Eropa 2012, demikian penelitian dari laboratorium tekstil terbaik di Swedia.

Laboratorium Swerea IVF mendapatkan tugas dari surat kabar GP di Gothenburg untuk melihat dan membandingkan setiap seragam dalam sejumlah kategori — seperti seberapa baik sirkulasi udara yang keluar, seberapa baik kemampuan menyerap keringat dan seberapa sulit seragam tersebut ditarik.

Pemasok kaus seragam resmi Inggris, Umbro, menduduki peringkat terburuk dari keseluruhan seragam yang ada. Swerea menilai mereka paling rendah dalam bagian “sirkulasi udara” dan beberapa kategori lainnya, seperti yang pernah diberitakan di Yahoo! Eurosport

Continue reading Seragam Terburuk di Piala Eropa 2012

Advertisements

COPA DEL REY: Skor tetap 3-0, Barca juara Bilbao merana

JAKARTA: Skor akhir pertandingan final COPA DEL REY antara Barcelona melawan Athletic Bilbao tetap 3-0 untuk keunggulan Barca.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol di paruh kedua, dan skor bertahan 3-0 untuk kemenangan Los Blaugrana.

Secara keseluruhan, pertandingan berlangsung cepat karena kedua tim tampil ngotot dan menyerang, sama-sama datang dengan formasi pemain terbaiknya, bahkan dengan pola permainan sama, 4-3-3.

Partai final kali ini berlangsung di Estadio Vicente Calderon, Madrid, dan disiarkan langsung stasiun televisi TvOne Sabtu dini hari 26 Mei 2012. Saat ini pertandingan masih berlangsung.

Barca langsung menggebrak pada menit pertama, ditandai dengan bomber Barca Lionel Messi yang berlari menusuk pertahanan lawan sebelum melesatkan tendangan yang masih melenceng.

Continue reading COPA DEL REY: Skor tetap 3-0, Barca juara Bilbao merana

Spanyol vs Korsel: Matador Bantai Taeguk Warrior 4-1

Laporan WartaSpanyol Menang, Torres Kembali Tajamwan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM – Spanyol berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 4-1, dalam laga persahabatan yang dilangsungkan di Stadion Tivoli Neu, Austria, Kamis (31/5/2012) dinihari Wib.

Gol Matador dicetak oleh Fernando Torres menit ke-11, Xabi Alonso menit ke-52, Santiago Cazorla menit 56, dan Alvaro Negredo menit 79. Sementara Taeguk Warrior hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol Kim Do-Heon menit 43.

Anak asuhan Vicente del Bosque membuka keran gol terlebih dahulu melalui Fernando Torres. El Nino, berhasil mencetak gol di menit ke-11 melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan matang Benat.

Keunggulan Matador tidak berlangsung lama, di menit ke-43 Taeguk Warrior membalas lewat tendangan keras terarah dari luar kotak penalti yang dilesakkan Kim Do-Heon. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama.

Continue reading Spanyol vs Korsel: Matador Bantai Taeguk Warrior 4-1

Barcalona : Tidak Ingin Kehilangan Trofi Musim Ini

MADRID, KOMPAS.com – Tiga gol telah diciptakan Barcelona ke gawang Athletic Bilbao dalam final Copa Del Rey, Jumat atau Sabtu (26/5/2012) dinihari WIB. Barca unggul absolut atas “Los Leones”.

Barca tak mau kehilangan trofi musim ini. Bertanding di Vicente Calderon yang jadi markas Atletico Madrid, “Pasukan Katalan” langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit Fernandez Bolbalan meniup peluit kickoff.

Baru berjalan tiga menit, Pedro sudah membuat “La Blaugrana” memimpin lewat sepakan menyusur tanah dengan memanfaatkan kemelut di muka gawang Gorka Iraizoz.

Tim asuhan Marcelo Bielsa nyaris tak berkutik. Bilbao terus ditekan Barca. Pada menit ke-16 Lionel Messi nyaris memperbesar keunggulan timnya kalau tendangan melengkung kaki kirinya gagal ditepiz Iraizoz.

Pada menit ke-20 Bilbao kembali terpuruk setelah kebobolan untuk kali kedua. Umpan terobosan Andres Iniesta membebaskan Messi dari kawalan bek-bek Bilbao. Dengan tendangan keras, bomber Argentina itu memperdaya Iraizoz dan sekaligus mengoleksi gol ke-73-nya musim ini bagi Barcelona.

Lima menit kemudian, assist Xavi Hernandez memudahkan Pedro mengepak gol keduanya dengan sepakan jarak medium. Barca memimpin 3-0.

Pada menit ke-27 terjadi insiden di kotak terlarang Barca ketika Fernando Llorente terjatuh. Bomber yang telah mengoleksi lima gol di Copa Del Rey musim ini itu bereaksi meminta penalti. Llorente merasa telah dilanggar Gerard Pique. Namun, wasit Bolbalan tak melihat itu sebagai pelanggaran.

Pertandingan menjurus keras dan dua kartu kuning dicabut wasit setelah insiden itu. Semuanya untuk pemain Bilbao, Markel Susaeta dan Jose Antonio Iraola.

Ketika Bolbalan meniup peluit turun minum, Barca tetap unggul tiga gol tanpa balas atas Bilbao.

Susunan Pemain:
Athletic Bilbao:
1-Iraizoz; 15-Iraola, 23-Ekiza, 5-Amorebieta, 3-Aurtenetxe; 24-J. Martinez, 10. D Marcos; 14-Susaeta, 19-Muniain, 28-I. Gomez; 9-F. Llorente

Barcelona: 13-Pinto; 25-Montoya, 14-Mascherano, 3-Pique, 21-Adriano; 6-Xavi, 16-Busquets, 8-Iniesta; 9-Alexis, 10-Messi, 17-Pedro

Wasit: Fernandez Bolbalan

[ sumber ]

Inter Milan Akan Buka SSB di Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta:Selama kunjungannya ke Indonesia, CEO Internazionale Milan Ernesto Paolillo menyatakan akan membuka sekolah sepak bola di Indonesia.

Sambutan meriah yang diterima rombongan Inter Milan membuat pemain dan ofisial Nerrazuri merasa tersanjung. Kapten tim Javier Zanetti menyampaikan rasa terima kasihnya karena para Interisti Indonesia menerima mereka dengan tangan terbuka dan penuh kehangatan. Pihak klub bahkan mengaku memiliki 15 juta fans di Indonesia.

Melihat potensi yang sedemikian besar, pihak Inter berencana membangun sekolah sepak bola di Indonesia. Menurut CEO Ernesto Paolillo, bukan hanya satu tetapi ada beberapa Sekolah Sepak Bola yang akan dibangun. Inter rupanya tidak mau kalah untuk mengikuti tren membangun sekolah sepak bola di Indonesia, seperti yang sudah dilakukan Liverpool dan Arsenal.(RZY)

[ sumber ]

Inter Milan Gilas Liga Selection di GBK

HeadlineINILAH.COM, Jakarta – Inter Milan tampaknya masih terlalu tangguh bagi para pemain Indonesia yang tergabung dalam Tim Liga Selection. Tiga gol berhasil dilesakkan ‘Nerazzurri’ ke gawang Liga Selection.

Inter Milan bertarung menghadapi tim Liga Selection Indonesia Premier League (IPL) dalam pertandingan persahabatan bertajuk Inter Indonesia Tour 2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (24/5/2012) malam WIB.

Inter datang ke Indonesia membawa 20 pemain, termasuk pemain bintang seperti Javier Zanetti, Douglas Maicon, Esteban Cambiaso, Diego Milito, Walter Samuel, Ivan Cordoba, dan Giampalo Pazzini.

Namun di babak pertama, hanya tiga pemain senior yang diturunkan pelatih Andrea Stramaccioni. Ketiganya adalah Kapten Javier Zanetti, Ivan Cordoba, dan Giampaolo Pazzini.

Secara keseluruhan, pertandingan berjalan dengan tempo lambat. Tak banyak tekel keras yang dikeluarkan kedua tim karena ini adalah laga persahabatan.

Tim Liga Selection tampil dominan di awal babak pertama. Pergerakan Andik Vermansyah di sisi kanan beberapa kali menyulitkan bek muda Inter Cristiano Biraghi.

Andik mengeluarkan gocekan mautnya di menit keenam. Pemain Persebaya Surabaya itu sukses menggocek dua pemain bertahan Intar. Sayang, umpan silangnya gagal dimanfaatkan Edward Junior.

Edward Junior nyaris membobol gawang Inter di menit ke-12. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih membentur gawang Inter.

Andik kembali mengeluarkan gerakan magisnya di menit ke-27. Biraghi dibuatnya mati langkah. Lalu, Biraghi menarik kaus Andik. Kartu kuning pun dia dapatkan dari wasit.

Kelengahan di lini belakang harus dibayar mahal Tim Liga Selection. Blunder Aji Saka membuat penyerang muda Inter Samuele Longo dengan mudah menceploskan bola ke gawang Liga Selecion. 1-0 Inter unggul hingga babak pertama usai.

Inter mencoba tampil lebih serius di babak kedua. Tempo permainan cepat pun mereka peragakan. Hal itu membuat barisan pertahanan Liga Selection terlihat kelabakan.

Baru lima menit laga babak kedua berjalan, gawang Liga Selection kembali bobol. Giampaolo Pazzini lolos dari jebakan offside. Tembakan pertamanya mampu ditepis Aji Saka. Namun, tembakan keduanya bersarang mulus ke gawang Liga Selection. 2-0 Inter Milan unggul.

Gol ketiga Inter lahir di menit ke-70. Luca Tremolada lolos dari perangkap offside, dengan tenang pemain muda Inter itu menaklukkan Aji Saka. Inter unggul jauh 3-0.

Tembakan jarak jauh akurat diperlihatkan bek kanan Inter Maicon di menit ke-72. Tembakan kerasnya dari sisi kanan masih membentur mistar gawang Liga Selection.

Hingga laga usai, keunggulan tiga gol Inter Milan atas Liga Selection tetap tak berubah.

Susunan Pemain:
Liga Selection: 45-Aji Saka (27-M. Ridwan 45) 4-David Pagbe, 5-Dutra, 11. Syaiful Indra (26-Sigit Meiko 83) 24. Diego Michiels (6. Dany S 63) 7. G.M. Siregar (8-R. Hidayat 73), 13-Kurniawan (18-M. Billah 63) 29-Karlovic (9-Agung S 72) 88-Kwon Jun (17-Rasyid B 63), 10-Andik Vermansyah (77. Ronald Sesmot 83) 22-J. Wilson (21-A. Rahman 72)

Inter Milan: 91-Raffaele Di Gennaro, 2-Ivan Cordoba, 4-Javier Zanetti (Maicon 46), 24-Paolo Hernan Dellafiore, 34-Cristiano Biraghi, 17-Angelo Palombo, 18-Andrea Poli (Esteban Cambiasso 65), 48-Lorenzo Crisetig (Jonathan 46), 7-Giampaolo Pazzini (Diego Milito 80), 81-Samuele Longo (Luca Tremolada 81), 96-Giovanni Terrani (Coutinho 46)

[ sumber ]

Ivan Cordoba Puji Suporter Indonesia

Ivan Cordoba Puji Suporter IndonesiaTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain senior Inter Milan, Ivan Cordoba rupanya terharu dengan fanatisme Internisti Indonesia. Sejak kedatangan rombongan Inter Milan di Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini, fans I Nerazzurri di Indonesia selalu memberikan dukungan maksimal.

“Saya tidak pernah mengalami seperti ini di negara lain seperti suporter Indonesia,” aku pemain asal Kolombia usai berlaga melawan Liga Selection di Stadion Utama GBK, Kamis (24/5/2012).

Cordoba adalah pemain yang akan gantung sepatu usai menjalani laga melawan Indonesia Selection pada hari Sabtu (26/5/2012) mendatang. Praktis kedatangan Cordoba ke Indonesia menjadi perhatian tersendiri bagi Interisti Indonesia. Sejak kedatangan Inter Milan di Bandara, nama Cordoba selalu menggema hingga di Stadion Utama GBK.

Lebih lanjut ia menambahkan, keputusan untuk gantung sepatu telah ia pertimbangan jauh-jauh hari bahkan berbulan-bulan.

Setidaknya, mundurnya Cordoba untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda Inter Milan.

“Saya senang sekali bisa bertahan lama di Inter. Dan saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada orang Indonesia yang mensupport saya,” imbuhnya.

“Setelah (gantung sepatu) ini saya akan bermain (bola) bersama teman-teman dan anak saya,” pungkasnya bergurau.

[ sumber ]